Hadirnya Wisata Publik Belitang Pedagang Kaki Lima Terbantu

  • Whatsapp
banner 400x130

Sriwijayatimes. ID OKU Timur -kawansan Wisata Publik Belitang Kabupaten OKU Timur semangkin hari semangkin ramai dikunjungi masyarakat OKU Timur dan Luar OKU Timur. Mas Joko Supriyanto salah satu tokoh pendiri wisata publik Belitang terus melakukan perubahan untuk masyarakat OKU Timur. Bukan saja untuk masyarakat yang haus akan hiburan pedagang kaki lima juga bisa terbantu daganganya sejak adanya Wisata Publik Belitang di Kecamatan Belitang BK 10. selasa (23/02/2022)

Saat di wawancarai awak Media Joko Supriyanto Mengatakan, kawasan publik Belitang bisa terwujudnya tidak terlepas dari peran serta Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru, dalam pembangunan talud irigasi dan perehaban lainnya itu dibantu melalui Gubernur (Bangub)namun dari segi pedukung dan pasalitas memakai swdaya sendiri,” kata Joko Supriyanto.

Bacaan Lainnya

“Kawasan publik merupakan hiburan yang diperuntukan bagi masyarakat banyak. Kawasan publik menyajikan hiburan yang sangat mudah dijangkau dari kalangan masyarakat hanya 10 ribu peroranh bisa menikmati wahana air yang meyusur sungai tanggul irigasi sepanjang 900 M dengan mengunakaan spedbod dan ditambah pasalitas untuk anak anak seperti robot,”ucap jko.

Disini harus ada sinergi untuk mewujudkan wilayah Belitang ini jadi pusat perputaran ekonomi lokal. Tentu kita ucapkan terima kasih banyak kepada Gubernur Herman Deru yang turut memberikan perhatian seriusnya untuk wilayah Belitang ini, tanpa beliau dukung tentu akan ada hambatan, khususnya dibidang Infrastruktr,”tegasnya.

“Harapan Mas Joko Supriyanto,Kedepanya seluruh Kecamatan yang ada agar menbuat kawasan publik baru, sehingga ekonomi masyarakat muncul melalui tempat-tempat wisata tersebut. Untuk menciptakan kawasan publik sebenarnya kita bisa mintak bantu dengan anggota DPRD OKU Timur melalui Dana aspirasinya yang di alihkan untuk membangun kawasan publik bisa terwujud. Kita hitung saja setiap dapail perkecamatan ada  beberapa anggota DPRD. Kalau mau pasti bisa,” harap Joko.

Saat ini kawasan ini sudah di kelola melalui Lembaga Peduli Kawasan Belitang (LPKB). LPKB ini bergerak di berbagai bidang mulai dari pemantauan keamanan wahana air dan fasilitas lainnya,” terang mas joko.

“Joko menambahkan,jika hari libur Sabtu dan Minggu masyarakat berkunjung sangat padat berkisar 4000 orang yang
berkunjung. Kita hitung saja kalau rata-rata 4000 masyarakat  membelanjakan uangnya disini paling kecil Rp. 50.000, ada berapa uang yang berputar disini. Untuk melayani masyarakat yang berkunjung kami meyiapkan untuk parkir kendaraan roda dua dan empat kita sudah sediakan tempatnya dan itu masih gratis,” ucpanya.

Sementara Arman pedagang Cimol yang berjualan dikawasan Pablik Belitang sangat bersukur dan terbantu dengan adanya kawasan Publik belitang ini. Alhamdulilah mas,dagangan cimul saya habis terus apa lagi di hari saptu dan minggu pengujung membludak,” ucapnya sambil tersenyum.

“Dengan adanya kawasan pablik belitang ini kami pedagang kecil benar benar terbantu untuk kehidupan sehari hari. Apa lagi sekarang lagi mewabah virus corona jualan sepi, tapi sejak ada kawasan publik belitang ini kami betul betul terbantu agar bisa menyambung hidup,” kata Arman penjual cimol. (BD)

Pos terkait