Sriwijaya Lantern Festival Resmi Dibuka, Herman Deru Soroti Dampak Ekonomi dan Kerukunan

Perpaduan budaya tradisional dan nuansa oriental kembali hadir dalam Sriwijaya Lantern Festival yang digelar di Palembang. Acara tahunan ini resmi dibuka oleh Gubernur Sumatera Selatan, H. Herman Deru, di Lapangan Olahraga Sekolah Maitreyawira, Jumat malam.

Festival ini tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga ruang pertemuan berbagai latar belakang masyarakat. Dalam suasana penuh lampion dan pertunjukan seni, pengunjung dari berbagai etnis, budaya, dan agama terlihat membaur tanpa sekat.

Kehadiran festival ini sekaligus menunjukkan bagaimana kegiatan budaya bisa menjadi titik temu yang memperkuat kebersamaan.

Perpaduan Budaya dalam Satu Panggung

Sriwijaya Lantern Festival dikenal sebagai acara yang menghadirkan kombinasi budaya lokal dan oriental dalam satu rangkaian kegiatan.

Selain pertunjukan seni, festival ini juga diisi dengan:

  • Bazaar kuliner nusantara berbasis nabati
  • Berbagai perlombaan
  • Spot foto tematik
  • Aktivitas hiburan lainnya

Konsep ini membuat festival tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga memberi pengalaman yang lebih luas bagi pengunjung.

Herman Deru Apresiasi Kerukunan yang Terlihat

Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya acara ini.

“Membuat kita menjadi berbaur, tanpa membedakan status sosial dan ranking sosial, Saya sebagai Gubernur Provinsi Sumsel dan secara pribadi mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat, dan juga kerja keras panitia yang awalnya diinisiasi oleh ketua yayasan yang membuat malam ini begitu indah dan berarti. Acara yang dilaksanakan secara mandiri ini dapat membuat masyarakat gembira yang datang kesini,” ungkapnya.

Baca juga:  Harga Emas Antam dan Pegadaian 3 Februari 2026, Mana Lebih Murah dan Menguntungkan?

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa festival ini tidak hanya soal hiburan, tetapi juga memiliki nilai sosial yang kuat.

Dorong Perputaran Ekonomi UMKM

Selain aspek budaya, dampak ekonomi juga menjadi sorotan dalam penyelenggaraan festival ini.

Herman Deru menyebut bahwa kegiatan seperti ini mampu mendorong transaksi ekonomi, khususnya bagi pelaku UMKM.

“Banyak pameran yang diselenggarakan terjadi transaksi ekonomi yang baik, Palembang ini punya banyak kreatifitas yang menjadi tujuan wisata, saran ke depan agar dipromosikan jauh sebelumnya lebih besar lagi, sehingga pesertanya lebih banyak, ekonomi bagi masyarakat Provinsi Sumsel terkhusus pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM),” ujarnya.

Keberadaan bazaar dan pameran menjadi peluang bagi pelaku usaha untuk menjangkau lebih banyak konsumen.

Gaya Hidup Sehat Juga Ikut Diangkat

Hal menarik lainnya adalah hadirnya kuliner berbasis nabati dalam festival ini.

Menu vegetarian yang disajikan tidak hanya menjadi pelengkap, tetapi juga membawa pesan gaya hidup sehat.

Herman Deru turut menyinggung hal ini sebagai bagian dari nilai positif yang bisa dibawa dari acara tersebut.

Potensi Besar untuk Wisata Daerah

Festival seperti ini dinilai memiliki potensi besar untuk menarik wisatawan, baik dari dalam maupun luar daerah.

Dengan konsep yang unik dan beragam kegiatan, Sriwijaya Lantern Festival bisa menjadi salah satu agenda unggulan pariwisata di Sumatera Selatan.

Promosi yang lebih luas ke depan diharapkan mampu:

  • Menarik lebih banyak pengunjung
  • Meningkatkan pendapatan daerah
  • Memperkuat identitas budaya lokal

Lebih dari Sekadar Festival

Sriwijaya Lantern Festival tidak hanya menghadirkan hiburan semata. Di balik kemeriahan lampion dan pertunjukan, ada pesan tentang kebersamaan, ekonomi, dan gaya hidup yang ingin disampaikan.

Acara seperti ini menunjukkan bahwa kegiatan budaya bisa memiliki dampak yang lebih luas, tidak hanya bagi pengunjung, tetapi juga bagi masyarakat sekitar.

Baca juga:  Cara Login EMIS 4.0 untuk Madrasah dan Pesantren Terbaru 2026

Dengan antusiasme yang terlihat, festival ini berpotensi terus berkembang menjadi agenda yang semakin besar di tahun-tahun berikutnya.

Sumber: infopublik.id

Leave a Comment